Selain K.H. Abdurrahman Wahid atau yang akrab disapa Gus Dur, sosok K.H. Hasyim Wahid juga cukup terkenal. Sebagai cucu K.H. Hasyim Asy’ari, pendiri Nahdlatul Ulama, tokoh yang kerap dipanggil Gus Im ini memiliki pribadi yang religius dan jenius.

Sabtu, 1 Agutus 2020 ini, beliau wafat di RS Mayapada, Jakarta. Untuk mengenal tokoh yang sering disebut sebagai tokoh penggerak anak-anak muda NU ini, mari kita simak Profil K.H. Hasyim Wahid berikut.

Latar Belakang

K.H. Hasyim Wahid lahir di Jakarta pada tanggal 30 Oktober 1953. Beliau merupakan anak bungsu dari pasangan K.H. Abdul Wahid Hasyim dengan Solichah, putri K.H. Bisri Syansuri. Selain Gus Dur sebagai kakak tertua, Gus Im memiliki dua saudara laki-laki lagi dan dua saudara perempuan.

Dua saudara laki-laki Gus Im lainnya adalah Salahudin Wahid atau akrab disapa Gus Solah, dan Umar Wahid atau sering dipanggil Gus Umar—seorang dokter lulusan Universitas Indonesia. Sedangkan dua saudarinya adalah Aisyah Hamid Baidlowi, Ketua Umum PP Muslimat NU, 1995-2000, dan Lily Chodijah Wahid.

Pendidikan

Mahrus Ali, pengurus LTN PNBU (2010-2015) pernah menulis di kolom detik.com bahwa K.H. Hasyim Wahid menempuh pendidikan di Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia dan juga pernah berkuliah sebentar di Institut Teknologi Bandung jurusan Fakultas Teknik Kimia dan Fakultas Psikologi UI.

Karier

Profil K.H. Hasyim Wahid yang dikenal genius ini menjadi tokoh penting dan berpengaruh di NU. Beliau juga menjadi mentor para aktivis terutama dari NU. Di tahun 1998-2000, beliau memilih karier sebagai salah satu anggota pengurus PDI Perjuangan sekaligus penasihat Gerakan Pemuda PKB.

Saat sang kakak menjabat sebagai Presiden RI keempat, Gus Im diberi amanah sebagai konsultan BPPN atau Badan Penyehatan Perbankan Nasional yang bertugas mengelola perbankan dan aset dibawah BPPN.

Namun, di masa Presiden Megawati Soekarnoputri, tepatnya pada pada 27 Februari 2014, lembaga ini dibubarkan. Gus Im juga sempat berkarier sebagai Mustaysar Pengurus Besar Nahdatul Ulama (PBNU) pada tahun 2015-2020.

Wafat

K.H. Hasyim Wahid mengembuskan napas terakhirnya pada tanggal 1 Agustus 2020 pukul 04.18 WIB. Beliau disemayamkan di rumah duka di Ciganjur, Jakarta Selatan. Irfan Wahid, putra K.H. Salahuddin Wahid (Gus Sholah), menginfokan bahwa almarhum Gus Im akan dimakamkan di Denanyar, Jombang, Jawa Timur.

Di akun Twitternya, Irfan menulis, “SELAMAT JALAN GUS IM. Sosok genius dan tokoh pergerakan anak-anak muda NU.”

Itu tadi profil K.H. Hasyim Wahid. Memiliki pemikiran jenius seperti sang kakak K.H. Abdurrahman Wahid, Gus Im mempunyai sepak terjang gemilang dalam kariernya. Mulai dari anggota pengurus PDI, penasihat Gerakan Pemuda PKB, hingga konsultan BPPN.

 

 

Sumber Foto: Almarhum H Hasyim Wahid atau Gus Im. (Foto: NOJ/Mn)