Yenny Wahid
Yenny Wahid

Jakarta (25/09/2019). Merespon keprihatinan yang saat ini terjadi adanya gelombang aksi massa yang dilakukan gerakan mahasiswa dan pelajar merata di daerah-daerah dan Jakarta, tentang aksi protes sejumlah kebijakan dan RUU, Yenny Wahid, putri kedua Gus Dur, bersama para tokoh bangsa menggelar konferesi pers tadi di Hotel Sari Pan Pasific, Jakarta Pusat.

Dalam acara ini kelima tokoh bangsa ini berharap sikap dan rekomendasinya bisa mendorong upaya-upaya konstruktif dalam merespon situasi Indonesia saat ini.

Berikut pernyataan sikapnya.

Menyikapi peristiwa yang terjadi di berbagai daerah dalam beberapa hari terakhir berkait pengesahan UU KPK dan beberapa RUU lain yang dinilai belum mewakili aspirasi masyarakat, kami menyatakan sikap :

1. DPR dan Pemerintah agar berjiwa besar dengan mempertimbangkan masukan dari mahasiswa dan berbagai elemen masyarakat yang terus disuarakan diberbagai wilayah di Tanah Air.

2. Mengapresiasi sikap mahasiswa dan elemen masyarakat sebagai bentuk kepedulian terhadap masa depan kehidupan berbangsa dan bernegara yang ditunjukkan melalui sikap kritis sebagai hak konstitusional warga negara dengan tetap menghormati hasil pemilu 2019 yang merupakan pilihan rakyat Indonesia.

3. Mendesak kepada aparat agar menghindari penggunaan cara – cara yang eksesif dalam menangani aksi unjuk rasa mahasiswa dan elemen masyarakat di seluruh Indonesia.

4. Mahasiswa dalam menyuarakan aspirasinya harus dilakukan secara damai dan dalam koridor hukum serta tidak menggunakan aksi kekerasan dengan tetap mewaspadai penyusupan pihak2 yang bermaksud mencederai tujuan murni aksi unjuk rasa mahasiswa.

5. Menyerukan kepada segenap komponen bangsa agar tetap mengedepankan pendekatan dialog dalam menyelesaikan perbedaan pendapat dengan dilandasi semangat kekeluargaan yang merupakan ciri kepribadian Bangsa Indonesia.

Jakarta, 25 September 2019


Prof. Dr. Jimly Asshiddiqie
Romo Magnis Suseno
Dr. Abdillah Toha
Yenny Wahid